Irit dan Turning Radius yang Kecil

6

Tanpa terasa udah wiken aja. Yaaay!

Wiken buat saya =  futsal. Sehabis pulang kantor, saya dan teman-teman kantor biasa main futsal di Bara Futsal. Lokasinya di bekas Supermaket  Golden Truly, dekat terminal blok M.  Biasanya kami mengajak teman-teman dari luar untuk ikut main karena kadang pemainnya gak cukup. Saking suka dan cinta sama  futsal, kami membuat situs  untuk berbagi ilmu cara main sepakbola/futsal di http://mainbola.net. Setiap Sabtu/Minggu kami juga shooting video-video pendek untuk konten di website.

Pagi ini saya memasukkan  dua bola futsal dan tas olahraga di bagasi Nissan March dan meluncur menuju kantor.

Dalam perjalanan pagi ini, jalanan cukup padat dan saya jadi  teringat lagi materi Eco Drive pada saat technical briefing beberapa minggu lalu. Ada banyak kasus dimana setelah pemakaian beberapa minggu/bulan pembeli mobil mengeluhkan konsumsi bahan bakar yang katanya tidak sehemat yang tertera pada brosur atau yang  disampaikan oleh sales agent. Kadang mereka  lupa kalau konsumsi bahan bakar dipengaruhi oleh cara mereka berkendara, kondisi jalanan (terutama kemacetan jalanan) dan beberapa faktor lagi. Beberapa tips Eco Drive (untuk mobil dengan transmisi automatic) yang disampaikan agar  hemat bahan bakar adalah :

  1. Menginjak pedal gas  dengan tekanan ringan
  2. Menjaga kecepatan konstan
  3.  Mengatur kecepatan untuk menghasilkan RPM  rendah
  4. Mengantisipasi jalur yang akan dilalui
  5. Tidak menggunakan posisi “O/D off” bila tidak diperlukan
  6. Jangan mengerem atau menambah gas secara spontan
Sementara tips Eco Drive untuk mobil transmisi manual adalah :
  1. Mengoper gigi lebih tinggi secepat mungkin
  2. Menajaga kecepatan yang tetap
  3. Menjaga kombinasi gigi dan kecepatan yang sesuai dengan RPM yang serendah mungkin
  4. Mengantisipasi jalur yang akan dilalui
  5. Jangan mengerem atau menambah gas secara spontan
Jika semua itu dijalankan, seharusnya konsumsi bensin mobil anda akan sama dengan yang di-klaim oleh pemilik merek. Setidaknya mendekati.

Nissan March sendiri memiliki konsumsi bensin (km/ltr) sbb:

  • March 1.2 M/T : 21.8
  • March 1.2. A/T : 18.5

Kedua angka diatas berdasarkan test yang dilakukan oleh majalah Autobild  dan Otomotif (di edisi Nov 2010) dengan menggunakan bahan bakar Pertamax pada rute Jakarta-Jogja.  Ingat selalu, konsumsi bahan bakar dipengaruhi faktor-faktor yang saya sebutkan sebelumnya.

Jam 18.30 saya meninggalkan kantor menuju Bara Futsal. Seperti biasa, Jum’at adalah hari terpopuler untuk bermain  futsal bagi para pekerja seperti saya. Lapangan parkir malam ini terasa penuh, sehingga saya harus parkir di luar jalan. Malam ini kami latih tanding dengan tim futsal dari kantor lain. Alhamdulillah menang dengan selisih gol cukup jauh.

Sehabis futsal, mobil saya harus berputar arah supaya bisa pulang lewat Blok M Plaza. Jalan di depan gedung Bara Futsal sebetulnya cukup lebar tapi menjadi lebih terbantu karena Nissan March memiliki turning radius yang  kecil : 4.5 meter. Ini membuat saya tidak perlu memundurkan mobil untuk mengambil jalan ketika berputar. Turning radius ini lebih kecil dari yang diperlukan oleh Yaris dan Swift  (4.7 m) ataupun Mazda 2 (4.9 mtr)

(Ilustrasi diambil dari http://nissanbandung.info)

 

Dalam perjalanan pulang , saya juga teringat sebuah artikel di koran tentang kebingungan seorang eksekutif  perusahaan mobil Jepang yang baru ditempatkan di Indonesia akan pola pembelian mobil orang Indonesia. Kebingungannya adalah karena satu merek mobil bisa diproduksi sedemikian massalnya, menjadi pilihan masyarakat dan merajai jalanan di Indonesia.  Setelah bekerja beberapa bulan di Indonesia, barulah dia menemukan jawabannya. Menurut dia, ketika membeli mobil orang Indonesia sangat dipengaruhi oleh pendapat umum alih-alih mempelajari  dan memilih mobil yang memang sesuai dengan kebutuhan. Hmmm…mungkin ada benarnya… Orang juga kadang lupa memperhitungkan total cost of ownership, seperti untuk biaya service perawatan berkala.  Jadi, sebelum membeli mobil ingat baik-baik : Apa kebutuhan berkendara anda?  :)

0Oo

2 thoughts on “Irit dan Turning Radius yang Kecil

  1. bro kayanya penulisan konsumsi bbm sekian km/L itu terlalu berlebihan.krn kebanyakan pengguna mobil tersebut (termasuk saya) mengeluhkan penggunaan bbm agak sedikit boros. konsumsi dalam kota bervariasi ada yg 8km/l, 12km/l, 10km/l

  2. terimakasih atas masukannya, boss..
    Saya cuma pake sekitar 1 minggu dan merasa konsumsinya lumayan irit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s