do you disclose whom you work for?

Sebagai orang yang bergerak di jasa konsultasi untuk social media, ada satu rule yang sering diingatkan oleh senior-senior social media di group perusahaan kami yakni untuk disclose (memberitahukan) hubungan kita dengan sebuah brand/perusahaan ketika kita mempromosikan brand/perusahaan tersebut di jaringan sosial kita.
Ini artinya ketika ,misalkan, saya membantu brand ‘xxxx’ membuat sebuah website untuk mereka lalu menginformasikan adanya website itu di Facebook saya atau kepada followers di Twitter, saya harus secara spesifik menyebutkan bahwa mereka adalah klien saya.
Sesepuh social media Edelman, Steve Rubel, biasanya akan menuliskannya dalam cara yang sederhana dengan menulis ‘(a client)’ di tweetnya, atau hashtag #client di akhir tweetnya.
Hal serupa juga dipraktekan untuk klien-klien kami di Indonesia ketika kami menjadi perpanjangan mulut mereka di social media.
Alasan transparansi menjadi penting di social media untuk menghindari bias dan interpretasi yang salah dari pembaca/teman kita atas informasi yang kita berikan.
Etika ini sebetulnya diterapkan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, sayangnya belum banyak diperhatikan oleh pelaku industri social media. Setidaknya itu yang saya perhatikan dari tweet-tweet teman-teman dari industri ini. Beberapa teman yang saya tahu mewakili sebuah brand sering menginformasikan kegiatan klien mereka tapi lupa untuk men-disclose hubungan mereka. Entah lupa, tidak tahu, atau sengaja.

Bagaimana menurut anda?

-written with WordPress for BB, on my way home-

One thought on “do you disclose whom you work for?

  1. So true!!
    At least ini menjadi cara aman agar follower bisa membedakan kapan kita sedang ‘bekerja’, kapan beriklan kapan memang update ya.
    Karena kalo di beberapa blogger memang sudah jelas, mereka memasukkan category “advertorial” atau sejenisnya.

    Nah, tapi kan kalau brand minta support kepada influencer kan inginnya terlihat setulus mungkin. Sehingga memang tidak berasa iklannya. Kalo dari awal sudah ‘dicap’ jadi bukan influence dong hehehe.

    Gimana ya :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s