3
Perjalanan ke kantor hari ini normal seperti biasa, macet dari antasari ke Blok M. Tidak ada yang istimewa sepanjang perjalanan kecuali tiang-tiang flyover yang sudah keliatan bentuknya. Ya, mudah-mudahan bisa selesai sesuai jadwal dan -katanya- mengurangi kemacetan (diragukan!).
Sesampai di gedung Recapital, mobil saya parkir di depan kantor, bukan di dalam gedung, biar gak ribet karena hari ini satu divisi ada janji makan siang dengan mitra kami, AdStar. Ditraktir, tepatnya. Woohoo…!
Jam 12 siang, 9 orang bersiap-siap berangkat ke Lokananta di blok M. Empat orang ikut saya, Anyu, Mada, Yoshi, Ronald, selebihnya di mobil lain. Saya, Anyu, Ronald berbadan sedang-sedang saja, sementara Yoshi dan Mada ukurannya big size. Yoshi duduk di depan, sementara 3 lainnya di belakang.
Seperti yang saya tulis sebelumnya, kabin belakang March terasa lega karena atapnya dibuat lebih tinggi seperti terlihat pada foto ini. Dan alhamdulillah yah, tiga orang muat! Mada yang berbadan besar harus sedikit mengatur kakinya supaya enak duduknya, sementara Anyu dan Ronald terlihat biasa-biasa saja.
Perjalanan ke Lokananta membutuhkan waktu kurang dari 10 menit. Sesampai di sana teman-teman dari AdStar sudah menunggu. Gak lama kemudian, Arief menyusul. Makan siang hari ini diisi obrolan yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Well, ada sih dikiiiit…. Makan siang dan ngobrolnya menyenangkan sampe gak kerasa sudah jam 2. Saatnya berpisah.
Saat pulang, formasi penumpang berubah. Arief bertukar posisi dengan Yoshi yang ikut mobil lain. Sepanjang perjalanan, beberapa penumpang mulai mengomentari Nissan March. Arief mengomentari plastik dashboard yang katanya ‘lembek’, tidak adanya indikator bunyi ketika mobil mundur, sementara Ronald mengeluhkan tidak adanya tempat penyimpanan barang kecil atau majalah untuk penumpang belakang. Selebihnya, penumpang merasa nyaman naik March. Kecuali soal material dashboard, saya juga bertanya-tanya tentang dua hal lainnya.
Sepulang kantor, saya menjemput istri yang sedang berada di rumah ibunya di Cipete. Kebetulan di rumah juga ada kakak ipar saya yang ternyata tertarik dengan Nissan March. Dia agak kaget mendengar betapa iritnya konsumsi bensin Nissan March sesuai informasi yang saya dapat pada saat technical briefing beberapa minggu lalu. Mungkin di akhir minggu ini saya akan coba hitung sendiri untuk membuktikannya. Dia juga sempat membandingkan exterior dan interior Nissan March dengan Toyota Yaris yang dibawa istri saya.
Untuk perbandingan, berikut adalah beberapa gambar exterior Nissan March, Toyota Yaris dan Suzuki Splash. Semua foto diambil sendiri oleh saya, bukan nyaplok dari Internet
Lampu Belakang
Ukuran lampu belakang Yaris dan March relatif sama, sementara Splash jelas lebih besar.
Pintu Bagasi.
Untuk urusan buka bagasi belakang, pegangan yang paling enak menurut saya adalah March, disusul Yaris, lalu Splash.
Lampu Depan
Lampu depan dan tampak samping Yaris lupa dipotret, maap
Tampak Samping
Ini adalah gambar (tambahan) untuk tampak samping dan lampu depan Yaris (2008) seperti yang kami gunakan sehari-hari.
Gambar diambil dari http://www.edmunds.com/toyota/yaris/2008/

Kalau mau membandingkan exterior (dan interior) ketiga mobil di atas, bisa juga mengunjungi situs masing-masing pemilik merek di :
http://www.nissan.co.id/id/web/models/New_March/home/hpage.htm
http://www.toyota.astra.co.id/product/?page=product&model=Yaris
Yang mana yang anda suka? Biar selera yang menentukan
0Oo
Artikel terkait:











Pengin punyaaa yang merah jamboonnn…!! irit banget yah bengsinnya? Cocok sama muka saya yang pas-pasan..
Wah kebetulan lagi nyari informasi ttg March. Kira2 harganya berapa ya?
Dari di Pricelist Nissan Jabodetabek harganya sbb:
March 1.2L M/T 141.100.000
March 1.2L A/T 151.200.000
March 1.2L Nismo M/T 161.100.000
March 1.2L L XS A/T 161.200.000
[...] Apa Kata Penumpang? Advertisement LD_AddCustomAttr("AdOpt", "0"); LD_AddCustomAttr("Origin", "other"); [...]
[...] Apa Kata Penumpang? Bagasi yang Loaaasss Share this:FacebookTwitterLinkedInEmailLike this:LikeBe the first to like this post. [...]
Lumayan ya ternyata harganya…hmmmm
[...] Apa Kata Penumpang? Bagasi yang Loaaasss [...]